[Test Ride] Honda CS1 Hasil Modifikasi Sederhana untuk Touring

[Test Ride] Honda CS1 Hasil Modifikasi Sederhana untuk Touring

 

Bro n Sist,

Tulisan kali ini lebih cenderung hanya sebuah catatan pribadi sebagai pengujian hasil modifikasi Honda CS1 saya beberapa waktu lalu (klik disini…). Biarpun demikian, tidak ada salahnya jika catatan ini dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi Bro n Sist yang ingin memodifikasi Honda CS1 untuk kebutuhan Touring.

 

Test ride ini saya lakukan tadi malam dengan rute Talaga Bestari – Serang PP dengan total jarak tempuh 90 Km. Berikut ini poin-poin yang menjadi catatan dari hasil Test Ride tersebut :

 

Riding Position

Setelah dimodifikasi, riding position diatas Honda CS1 saya ini sedikit berubah. Bodi belakang yang lebih tinggi, menjadikan riding position sedikit lebih menunduk, persis sesuai dengan posisi favorit saya bersama Bajaj Pulsar 180 dan Bajaj Pulsar 220. Hanya saja, posisi jok yang cenderung turun ke depan, sedikit mengganggu kenyamanan saat berkendara.

Kaki-kaki yang melar, memaksa saya yang berpostur 174cm sedikit jinjit saat menduduki jok CS1 ini, akan tetapi masih bisa dimanage dengan baik.

 

Handling

Tidak banyak yang berubah dari karakter handling motor ini. Pada kondisi standar pun, Honda CS1 selain cukup stabil digunakan di kecepatan tinggi juga cukup lincah untuk diajak bermanufer. Ditambah lagi setelah dimodifikasi dengan penggunaan ban tapak lebar menjadikan motor ini lebih stabil dan menambah percaya diri saat harus merebahkan motor untuk melahap tikungan. Hanya saja Center of Gravity menjadi lebih tinggi sehingga terjadi gejala sedikit limbung saat diajak bermanufer di kecepatan tinggi.

 

Suspensi

Perubahan signifikan terjadi pada sektor suspensi dari motor ini. Jika sebelumnya shock depan seringkali “mentok”, maka saat ini penyakit tersebut sudah sembuh total. Begitu juga dengan suspensi belakang yang sebelumnya terlalu lembut menjadi lebih keras dengan perubahan derajat kemiringan monoshock yang merupakan efek dari pemasangan peninggi monoshock Duralium.

 

Traksi 

Performa ban Zeneos ZN62 layak mendapat acungan jempol. Selain profil ban yang pas, traksi ban dengan aspal pun terasa sangat menggigit. Beberapa kali saya melakukan test dengan cara Hard Braking, hasilnya, ban sama sekali tidak slip baik di jalanan basah maupun kering. Selain itu, dengan profil yang membulat, ban bikinan PT. Gajah Tunggal Tbk. ini sangat mumpuni untuk diajak rebah. Cukup memuaskan.

 

Pengereman

Sampai saat ini perangkat pengereman masih 100% standar. Alhasil, dengan bertambahnya bobot motor, pengereman baik ban depan maupun ban belakang menjadi kurang maksimal.

 

Performance

Penggantian knalpot standar dengan knalpot custom dari RAC Speed memberikan perubahan karakter mesin yang cukup signifikan. Leher knalpot yang dibuat lebih panjang, menjadikan power band dari mesin CS1 ini bergeser ke putaran yang lebih rendah. Alhasil, putaran bawah terasa lebih bertenaga dengan kompensasi nafas menjadi sedikit lebih pendek dibandingkan kondisi standar. Overall, untuk masalah performa mesin, saya rasa masih cukup mumpuni untuk diajak touring dengan santai sambil menikmati cruising speed di putaran rendah sampai menengah.

 

Kesimpulan

Modifikasi yang dilakukan cukup memberi dampak yang cukup besar pada beberapa sektor. Hasil test ride menunjukkan bahwa proses modifikasi berjalan On Track sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Hanya tinggal beberapa hal yang perlu diperbaiki agar motor ini bisa lebih maksimal untuk Touring :

1. Monoshock perlu diturunkan agar tidak terlalu tinggi bukan karena riding position yang menunduk, melainkan agar dapat memperbaiki Center of Gravity juga memperbaiki posisi jok sehingga tidak turun ke depan.

2. Jok perlu dimodifikasi, busa diganti denganyang lebih empuk serta pembungkus jok diganti dengan tekstur yang lebih lembut.

3. Cakram depan diganti dengan yang lebih lebar.

4. Jetting ulang karburator sehingga power tidak terlalu drop di putaran tinggi.

 

Bro n Sist, silahkan dikomentari…

11 thoughts on “[Test Ride] Honda CS1 Hasil Modifikasi Sederhana untuk Touring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *