Review Side Box Givi E21 untuk Touring dan Harian

Review Side Box Givi E21 untuk Touring dan Harian

Bro n Sist…

Kemarin terlintas di pikiran saya untuk mereview Side Box Givi e21 di blog ini, dan secara kebetulan, om Jahe juga menanyakan tentang box ini melalui komentar di tulisan saya sebelumnya. Maka dari itu, di kesempatan kali ini saya coba meriview penggunaan side box Givi E21 di beberapa motor saya mulai dari Pulsar 180 UG4, Pulsar 220, Honda CS1, Hyosung Comet 250 dan yang terakhir di TVS Apache Xventure.

Penggunaan box di sepeda motor memang sangat membantu mempermudah penyimpanan barang bawaan dengan rapih, praktis dan relatif aman. Saya sendiri sepertinya sudah ketagihan dengan box, dan rasanya repot jika harus membawa barang-barang tanpa adanya box.

Sebelum membahas side box Givi E21, secara umum box motor ada dua jenis yaitu Top Box (box belakang) dan Side Box (box samping). Kedua jenis box tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini kelebihan dan kekurangan Top Box dan Side Box :

Top Box :

(+) Lebih ringkas karena tidak menambah lebar bodi belakang motor,

(+) Sebagian besar dapat menyimpan helm Full Face,

(+) Untuk kapasitas dan kualitas yang setara, harga top box lebih terjangkau dibanding side box,

(-) Memberikan efek pergeseran center gravity yang cukup signifikan sehingga merubah karakter handling. Pada motor tertentu, penggunaan top box yang besar mengakibatkan traksi roda depan menjadi berkurang.

 

Side Box :

(+)Tidak terlalu merubah karakter handling,

(+) Pada kondisi tertentu, side box yang berkualitas dipadu dengan engine guard dapat menahan berat motor saat terjatuh sehingga tidak menimpa kaki pengendara, juga bisa melindungi bodi motor,

(-) Kurang ringkas, karena bagian belakang motor menjadi lebar dan perlu pembiasaan,

(-) Untuk kapasitas dan kualitas yang setara, harga side box lebih mahal dibanding top box,

(-) Side box yang ramping tidak bisa menyimpan helm. Kalaupun ada side box yang bisa menyimpan helm Full face, maka akan sangat lebar dan bagi saya cukup mengganggu.

 

Naah, berikut ini review penggunaan side Box Givi E21

 

Givi E21 adalah side box sejuta umat, sangat banyak digunakan oleh para biker. Selain memiliki bentuk yang ramping, givi E21 juga memiliki harga yang relatif terjangkau dan mudah untuk dijual kembali. Sesuai dengan namanya, Givi E21 memiliki kapasitas 21 liter di setiap box nya, jadi total kapasitas sepasang adalah 42 liter. Givi E21 dipasangkan di motor dengan menggunakan bracket Givi SB1000 atau Givi SB2000 atau menggunakan Wing Rack. Bracket-bracket tersebut terbukti sangat kuat memegang sidebox Givi E21, E36, B36 dan lain-lain.

Saya mulai menggunakan Givi E21 sejak tahun 2011 di Bajaj Pulsar 180 UG4 dilanjutkan di Pulsar 220. Side box tersebut saya beli second seharga Rp. 1.050.000,- beserta SB 2000. Saat itu side box hanya dipasang saat akan pergi turing jarak jauh, atau saat turing dengan medan yang ekstrim sehingga harus melepas top Box.

Pertengahan tahun 2013, saya kembali membeli  Side box Givi E21 second seharga Rp. 1.150.000,- beserta SB 1000 ori Givi, kemudian saya pasang di Honda CS1 untuk turing dan sesekali untuk kerja. Saya memilih sidebox dibanding top box, karena handling motor relatif tidak begitu tergganggu. Bodi belakang CS1 yang ramping, menjadikan penggunaan side box tidak terasa mengganggu.

Selain dipasang di CS1, Givi E21 juga saya pasang di Hyosung Comet 250 untuk keperluan touring. Hanya saja, di Hyosung comet ini, pemasangan side box menjadikan bagian belakang motor menjadi sangat lebar.

Saat ini side box Givi E21 tersebut terpasang di TVS Apache Xventure untuk keperluan turing dan sesekali saya gunakan untuk kerja. Lebar bagian belakang Apache setelah dipasang Givi E21 tidak melebihi  lebar spion motor, sehingga bagi saya masih oke. Terbukti saat melintasi jembatan gantung di Sawarna, spion Apache menyenggol dinding pembatas, sedangkan side box Givi E21 aman. Tentunya dengan pemasangan yang presisi.

 

Apa saja yang bisa muat kedalam Givi E21?

Untuk keperluan turing, Givi E21 biasanya saya isi dengan jas hujan, beberapa baju ganti sekeluarga, perlengkapan mandi, charger, power bank dan lain-lain. Sedangkan untuk kerja, Givi E21 bisa muat tas kerja, katalog, laptop 14 inch, jas hujan dan peralatan lainnya.

Review Side Box Givi E21 untuk Touring dan Harian

Review Side Box Givi E21 untuk Touring dan Harian

Berhubung Givi E21 tidak dapat menyimpan Helm, sebagai gantinya, saya mengunci helm pada bracket side box dengan kunci pengaman sepeda.

 

Bagaimana cara pemasangan bracket di motor?

Bracket untuk Givi E21 baik SB1000 maupun SB2000 bisa dipasangkan langsung ke motor tanpa menggunakan bracket HR atau WR, bahkan tanpa menggunakan bracket top box. Caranya dengan membuat dudukan untuk fitting (pengepasan) SB1000 / SB 2000 di motor. Proses fitting bisa dilakukan di bengkel las atau bengkel modifikasi motor. Untuk fitting SB 1000 di TVS Apache, saya melakukannya di bengkel Ojie Custom Cibinong. Hasilnya, bagi saya sangat rapih, kuat dan presisi.

Review Side Box Givi E21 untuk Touring dan Harian

Review Side Box Givi E21 untuk Touring dan Harian

Ada tiga komponen yang harus dibuat untuk fitting SB 1000 / SB 2000 di motor, yaitu :

  1. Dua buah pemegang utama yang diikatkan di dudukan behel motor (lihat gambar)
  2. Dua buah pemegang bagian depan yang diikatkan ke dudukan shock breaker atau ke foot step (untuk motor monoshock)
  3. Satu buah pengikat bagian belakang SB antara kiri dan kanan (lihat gambar)

 

Bagaimana komentar boncenger terhadap adanya side box?

Tentunya komentar setiap orang berbeda-beda, kebetulan istri saya lebih suka jika motor dipasangi side box. Menurut dia, selain bisa dijadikan tumpuan tambahan untuk paha bagian bawah dan tumpuan tangan untuk beristirahat, side box juga dapat membantu memberi rasa aman walaupun mungkin sifatnya hanya sugesti.

 

Bagaimana menyesuaikan diri di jalan?

Saat pertama kali menggunakan side box, memang butuh penyesuaian dan pembiasaan, akan tetapi jika sudah terbiasa, penggunaan side box tidak terlalu mengganggu. Hanya saja, saya pribadi lebih memilih untuk memberi jalan kepada motor lain jika motor saya tidak bisa melewati celah yang sempit. Begitu juga saat side box saya tersenggol oleh motor lain, saya berinisiatif memberikan isyarat meminta maaf karena mungkin pengendara tersebut merasa terganggu dengan side box saya.

 

Bro n Sist, itulah sedikit review tentang side box Givi E21. Silahkan dikomentari…

18 thoughts on “Review Side Box Givi E21 untuk Touring dan Harian

  1. untuk saat ini penggunaan boks samping ataupun tengah hanya akan siap2 di senggol oleh motor lain, karena mau kita pelan atau tidak pasti akan selalu di pepet, dan yang menyebalkan mereka nga mau dipepet balik…

    karena sering dipepet padahal sudah jalan paling kiri…

    baik salah – arogan lebih salah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *