WD Motor Garage, Spesialis Motor CBU di Kulonprogo & Sekitarnya

WD Motor Garage, Spesialis Motor CBU di Kulonprogo & Sekitarnya

Bro n Sist, siang tadi 30 Juli 2017 adalah grand opening WD Motor Garage, sebuah bengkel sepeda motor dengan konsep modern dan siap menangani perawatan motor-motor CBU baik tua maupun muda, baik motor sport maupun Ayago. Namun tidak menutup bagi konsumen sepeda motor pada umumnya dari entry level , bebek , matic , 2T 4T hingga sport bike untuk melakukan servis atau perbaikan di WD Motor Garage ini.

Nama WD Motor Garage sendiri adalah singkatan dari Warung DOHC Motor Garage yang pemiliknya tidak lain dan tidak lain dan tidak bukan adalah mantan masih blogger kondang pengasuh WarungDOHC.com yaitu mas Aziz.

WD Motor Garage, Spesialis Motor CBU di Kulonprogo & Sekitarnya

Konsep modern dan nyaman

WD Motor Garage menghapus kesan bahwa bengkel = kotor dan tidak nyaman. Sebaliknya, bagi Bri n Sist yang melakukan servis di WD Motor Garage, selain mendapatkan penanganan yang tepat, juga bisa menunggu atau menyaksikan aktifitas servis dengan nyaman karena dilengkapi ruang tunggu yang bersih serta akses internet berkecepatan tinggi.

Lokasi mudah dijangkau

Bagi Bro n Sist yang berdomisili di sekitar Wates, Yogyakarta bahkan Purworejo yang selama ini merasa kesulitan menemukan bengkel yang bisa dipercaya untuk merawat motor CBU, atau motor yang cukup langka, maka tinggal datang langsung ke WD Motor Garage yang berlokasi di Jl. Asem Gede, Pengasih. Tepatnya sebelah barat kampus UNY Wates
Koordinat google map klik disini…

Fasilitas Towing

WD Motor Garage juga menyediakan fasilitas Towing untuk menjemput motor yang mengalami trouble serius sehingga tidak bisa ditunggangi menuju bengkel.

Last, melalui tulisan yang singkat ini, saya mengucapkan Selamat atas dibukanya WD Motor Garage, semoga semakin maju, barokah dan dapat berkontribusi positif terhadap dunia otomotif.

By Proleevo

Aksesoris X-Max, Stang Fat Bar Bikin Nyaman

Aksesoris X-Max, Stang Fat Bar Bikin Nyaman

Bro n Sist, sesuai dugaan, Yamaha X-Max 250 benar-benar menggebrak market roda dua di Tanah Air. Sebagai pemain pertama dari brand Jepang yang serius menggarap Segmen ini, Yamaha justru keteteran karena pesanan Yamaha X-Max 250 membludak sampai melebihi kapasitas produksi mereka. Luar biasa…

Produksi batch pertama Yamaha X-Max 250 sebagian besar sudah sampai di tangan konsumen. Beberapa waktu lalu, saya juga sudah mengulas review konsumen Yamaha X-Max 250 beserta komparasinya dengan Suzuki Burgman 200 disini.

Continue reading

Modifikasi Kawasaki Z 250 Custom “FLAT TRACKER” Jogja

Modifikasi Kawasaki Z 250 Custom "FLAT TRACKER" Jogja

Bro n Sist,

Virus modifikasi motor telah menyebar kemana-mana. Modifikasi dianggap bisa mencerminkan aktualisasi diri untuk tampil berbeda dengan yang lain. Aliran modifikasi motor pun dinilai mampu menggambarkan karakter dari sang pemilik. Mulai dari modifikasi aliran Japs, Bart, Bobber, Chopper, Scrambler, Street tracker, Flat tracker, Cafe racer dan lain-lain.

Kali ini saya akan mengulas modifikasi Kawasaki Z 250 dengan aliran “Flat Tracker”. Modifikasi ini dikerjakan oleh modifikator ternama di Jogja yaitu bro Ree Fay dar N’ JOY 76 Custom. Silahkan disimak video berikut ini:

Continue reading

[Share] Pasang Klakson Tambahan Honda Verza Agar Layak, Cukup 25 ribu

[Share] Pasang Klakson Tambahan Honda Verza Agar Layak, Cukup 25 ribu

[Share] Pasang Klakson Tambahan Honda Verza Agar Layak, Cukup 25 ribu

Bro n Sist…

Sudah jadi rahasia umum, suara klakson Honda Verza terdengar culun mirip suara klakson motor matic. Bagi yang motornya hanya dipakai keliling komplek mungkin tidak begitu masalah. Tapi bagi yang sering ke luar kota, membaur dengan bus dan truk, tentunya suara klakson yang culun tersebut menjadi persoalan tersendiri. 

Saya pribadi membutuhkan suara klakson yang lebih nyaring untuk memberikan isyarat kepada para supir truk saat akan menyalip. Tetapi, saya juga kurang suka menggunakan klakson keong mobil untuk motor. Selain mahal (sudah pasti), suara klakson ini sering membuat saya jengkel saat dibunyikan di perkotaan apalagi jalanan komplek. Solusinya, saya cukup menjadikan suara klakson Verza yang mono ini menjadi stereo. Caranya yaitu dengan menambahkan satu lagi klakson after market. Usahakan suara klakson after market tersebut lebih nyaring dari bawaan Verza.

[Share] Pasang Klakson Tambahan Honda Verza Agar Layak, Cukup 25 ribu

[Share] Pasang Klakson Tambahan Honda Verza Agar Layak, Cukup 25 ribu

Saya memasang klakson merek Oditer yang dibeli dan dipasang di Jaguar Motor dekat Gembira Loka Jogja. Klakson Oditer tersebut disambungkan secara pararel dengan klakson bawaan Verza. Setelah terpasang, tinggal lakukan penyetelan menggunakan obeng (+) untuk menghasilkan nada yang stereo. Klakson bawaan Verza disetel nada tinggi, sedangkan klakson Oditer disetel nada rendah. Jadilah suara klakson Verza seperti klakson RX King, Pulsar, dan motor-motor batangan lainnya. Gak culun lagi. Hehehe… 
Silahkan dikomentari…

Restorasi Yamaha Scorpio 2005

Restorasi Yamaha Scorpio 2005

Bro n Sist…

Beberapa waktu lalu saya pernah posting mengenai Yamaha Scorpio 2005 second yang sekarang jadi tunggangan saya, lengkap dengan plus dan minusnya. Sekitar 3 bulan lalu, Scorpio 2005 mampir di garasi saya, menggantikan Kawasaki ER6n yang udah berubah jadi 4 roda.

Punya motor second dengan umur lebih dari 10 tahun itu ternyata seru juga. Dengan berbagai kekurangan yang ada, lahirlah kreatifitas untuk membenahi tunggangan jadi sesuai dengan riding style kita. Begitu juga Scorpio seken punya saya ini. Setelah tiga bulan diutak-atik sana-sini baru berasa enaknya. Dan disitulah benih-benih cinta mulai bersemi dan tumbuh. Jiaahh…. ? ? Continue reading

Modifikasi Regal Raptor NAC 320 cc, Street Fighter Rasa 4 Silinder

Modifikasi Regal Raptor NAC 320 cc, Street Fighter Rasa 4 Silinder

Regal Raptor NAC bergaya Street Fighter

 

Bro n Sist…

Hari Minggu kemarin saya mengunjungi workshop seorang kawan yaitu bro Ojie di daerah Cibinong – Bogor dengan tujuan untuk merapihkan motor Regal Raptor Daytona saya. Sesampainya di lokasi, saya dibuat terkesima oleh beberapa motor tak lazim hasil garapan bro Ojie yang cukup unik, dan rata-rata memiliki bentuk yang berubah jauh dari wujud aslinya. Salah satunya adalah Regal Raptor NAC yang baru diboyong dari Dealer beberapa bulan lalu ini. Regal raptor NAC tersebut telah bertransformasi dari bentuk aslinya dibawah ini : Continue reading

[Share] Modifikasi Knalpot RR Daytona 350 di RAC Topspeed

Bro n Sist…

Berbekal kepuasan terhadap knalpot custom buatan RAC Topspeed di Honda CS1 saya, maka kali ini tanpa ragu saya menyerahkan knalpot Regal Raptor Daytona 350 saya untuk dimodifikasi di RAC Topspeed di daerah Curug – Tangerang.

Continue reading

Modifikasi Sederhana Honda CS1 Untuk Touring

Modifikasi Sederhana Honda CS1 Untuk Touring

Bro n Sist…

Puas rasanya memandangi tunggangan kita yan telah berubah sesuai keinginan, apalagi jika perubahan itu juga memperbaiki fungsionalitasnya. Beberapa hari belakangan saya disibukkan dengan proses modifikasi sederhana pada Honda CS1 saya, sehingga fungsi dan tampilan menjadi sesuai dengan yang saya inginkan. Modifikasi selesai, sekarang giliran saya menuangkannya dalam bentuk coretan di blog kesayangan ini. Continue reading

[Share] Modifikasi Shock Depan Agar Lebih Tinggi

[Share] Modifikasi Shock Depan Agar Lebih Tinggi

Bro n Sist,

Buat pengguna Honda CS1, pastinya sudah akrab dengan suara “bletak!!” Saat roda depan menghajar lobang atau menerjang polisi tidur dengan kecepatan sedang (apalagi kecepatan tinggi). Berhubung tidak ada inovasi dari AHM, beragam cara pun dilakukan teman-teman pengguna CS1 untuk mengatasi hal tersebut. Mulai dari mengganti spring, mengganti inner tube, bahkan sampai mengganti satu set shock breaker.

Baca juga:

[Share] Modifikasi Shock Depan Agar Lebih Empuk

Continue reading

[Share] Membuat Knalpot Custom Honda CS1 di RAC Speed Tangerang

Bro n Sist…

Seperti kebanyakan para pemilik Honda CS1, saya merasa kurang puas dengan torsi motor ini di putaran rendah. Pernah keteteran waktu diajak ke Ujung Genteng PP, CS1 akhirnya masuk gudang selama hampir 6 bulan, hanya sesekali digunakan untuk keliling komplek.

Paska sepeninggalan Hyosung comet 250, mau tidak mau Honda CS1 ini akan saya fungsikan kembali untuk luntang-lantung, setidaknya sampai datang pengganti si V-Twin.

Continue reading